Selamat datang di blog Singkawang ChinaTown. Blog ini diciptakan untuk memberi informasi kepada masyarakat luas tentang kota singkawang. Oleh karena itu jika anda punya infomasi menarik tentang singkawang bisa post diblog ini. dengan cara Email ke : ng_1988@yahoo.com dan Subjek : Singkawang Westborneo

Minggu, 08 April 2012

Singkawang, Kota Seribu Klenteng

KOTA Singkawang menjadi andalan wisata Provinsi Kalimantan Barat.  Menjelang Imlek dan acara Cap Go Meh, kota yang terkenal sebagai kota Seribu Klenteng ini selalu jadi tujuan wisata. Padahal, kota yang 70 persen warganya Tionghoa ini memiliki magnet wisata lain. Di antaranya Sinka Zoo, Rindu Alam,  wisata kuliner, wisata sejarah dan berbagai pantai yang masih perawan.
Akses menuju Singkawang relatif mudah, tidak hanya tersedia berbagai kendaraan umum dari Pontianak, tapi jalanannya juga mulus. Dari Pontianak dibutuhkan waktu 3 jam untuk mencapai Singkawang. Memasuki Singkawang ciri-ciri kota ini mulai terlihat; ruko (rumah toko) sederhana disepanjang  pinggir jalan khas warga keturunan, Klenteng berwarna mencolok, bangunan tua khas Cina dan deburan ombak yang berasal dari  pantai yang tak jauh dari jalan raya.
”Sebagai daerah tujuan wisata, Singkawang memiliki fasilitas yang cukup bagus. Di sini banyak berdiri kafe, hotel dan rumah makan. Bahkan Singkawang tetap ramai pada malam hari,” ucap Herry, warga Pontianak.
Maksud hati ingin menjelajah semua tempat wisata yang berada di Singkawang, tapi karena keterbatasan waktu Urban Style hanya bisa menyambangi pantai Pasir Panjang,  Rindu Alam dan wisata kuliner yang menjadi wisata andalan kota ini. Pantai Pasir Panjang dan Rindu Alam letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota, hanya butuh waktu setengah jam. Sedangkan wisata kuliner lebih banyak berada di pusat kota.

Pantai Pasir Panjang

Sesuai dengan namanya pantainya ini cukup panjang dengan hamparan pasir berwarna kuning keemasan yang indah. Pantai landai memudahkan Anda bermain pasir, berjemur dan bercanda dengan ombak. Hebatnya meski daerah pantai, pada pagi hari Anda masih menikmati kabut yang cukup tebal. Tapi jangan harap bisa menikmati sunrise karena posisinya di timur dan terhalang beberapa gunung. ”Kami datang di waktu yang tidak tepat. Harusnya datang pada sore hari biar bisa menikmati sunset. Tapi meski begitu,  pantai ini tetap indah di pagi hari,” ucap Mira yang datang bersama rombongan SMP 1 Riau.
Keindahan pantai ini semakin sempurna dengan birunya hamparan laut Natuna yang dibalut awan tebal yang menyerupai berbagai bentuk. Sungguh eksotik. Pemandangan Pantai Pasir Panjang makin seksi dengan latar belakang pulau Lemukutan, pulau Kabung dan pulau Randayan yang berbalut kabut tipis pada pagi hari. Keindahan pantai ini akan berlipat-lipat jika Anda datang pada sore hari. Sunset di pantai Pasir Panjang menyuguhkan pemandangan luar biasa. Tidak hanya mampu mengubah warna biru langit menjadi merah tapi juga mengubah laut Natuna menjadi berkilau merah muda. Pantai Pasir Panjang yang berwarna kuning keemasan semakin berkilau di saat sunset.
Di pantai yang terletak di kecamatan Tujuh belas  ini berbagai kegiatan bisa Anda lakukan. Mulai dari memancing, diving, selancar, ski air hingga mengelilingi pulau-pulau di sekitarnya dengan speed boat. Untuk bisa menikmati berbagai fasilitas tersebut Anda harus mengeluarkan kocek cukup banyak. Tapi jangan khawatir, semua itu sebanding dengan apa yang Anda dapatkan. Di sekitar pantai ini juga tersedia hotel, resort dan kafe. Berbagai penjual makanan khas dan souvenir Singkawang juga ada di sini.
”Pantai ini sering dikunjungi wisatawan mancanegara. Saya sudah beberapa kali membawa bule ke tempat ini,” ucap Alex, supir rental yang mengantar kami keliling Singkawang. Dari pantai ini juga Anda bisa menuju Pantai Pasir Pendek dan Palem Beach yang tengah mempercantik diri. Banyak spot terbaik untuk mengabadikan gambar di pantai ini, salah satunya di bebatuan besar.

Rindu Alam


Rindu Alam menjadi salah satu obyek wisata andalan Singkawang yang memberikan sensasi berbeda dengan tempat wisata lain di daerah itu. Keindahan tempat ini sungguh luar biasa. Banyak yang bilang keindahannya sama dengan Uluwatu, Bali. Bahkan ada yang bilang Rindu Alam lebih indah dibanding Uluwatu, Bali. Pendapat itu membuat banyak wisatawan penasaran, termasuk Urban Style. Rindu Alam terletak tidak jauh dari pantai Pasir Panjang, kira-kira 18 km. Tepatnya terletak di antara tiga gunung: gunung Bajau, gunung Kota dan gunung Pelapis. Untuk menuju tempat ini Anda harus melewati jalan berkelok-kelok lebih dulu. Tapi jangan khawatir, jalanannya sudah cukup bagus.
Memasuki pintu gerbang Rindu Alam, Anda sudah mulai disuguhkan pemandangan cukup indah. Banyak wisatawan yang mengabadikan dirinya di tempat ini. Untuk masuk ke tempat ini Anda dikenakan biaya Rp. 10000 per orang dan mobil Rp. 5000. Perjalanan menuju puncak Pass dengan kendaraan harus ditopang kemahiran pengemudi dalam menjalankan kendaraannya di jalan yang terjal. Tantangan makin berat karena banyak kendaraan yang berhenti di pinggir jalan yang terjal karena tergoda kemolekan alam.
Sepanjang jalan menuju puncak pass, Rindu Alam yang menyuguhkan panorama alam yang sungguh indah. Saat berada di Puncak Pass yang berada di ketinggian 400 m, Anda langsung diselimuti hawa dingin. Seolah tengah berada di atas langit karena awan biru begitu dekat dengan Anda. Hawa dingin itu langsung hangat kala mata dimanjakan dengan pemandangan yang spektakuler. Dari Rindu alam Anda bisa menikmati hamparan hutan yang berpadu dengan pasir putih, laut biru Natuna dan langit biru menghadirkan bingkai pemandangan menakjubkan. ”Saking indahnya, seperti lukisan,” ucap salah satu pengunjung. Adrenalin Anda semakin terpompa naik saat berada di gazebo yang terletak di bibir jurang. Melalui gazebo yang terbuat dari kayu ini Anda bisa melihat kota Singkawang, hutan dan laut Natuna. Saking indahnya, ada seorang pengunjung yang nyeletuk,” Tempat ini cocok sekali untuk melangsungkan pernikahan. Romantis dan sangat indah. Lebih indah dari Uluwatu, Bali.” Keindahan dan romantisme Rindu Alam menjadi alasan pasangan muda untuk mengunjung tempat ini.
Di musim hujan seperti ini Rindu Alam masih diselimuti kabut.Berbagai aneka ragam bunga juga ada di Rindu alam. Bagi Anda yang datang bersama keluarga, berbagai jenis permainan anak-anak tersedia di sini. Meski begitu Anda harus ekstra hati-hati dalam mengawasi anak bermain karena sekilingnya jurang yang sangat dalam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Pengikut